Memperingati Hari Kanker Anak
Hai Sahabat Laras Hati, kami mau share sedikit nih mengenai kanker yang dderita pada anak-anak untuk memperingati hari kanker anak sedunia yang jatuh pada setiap 15 Januari. Oke kita bahas yuk mengenai kanker anak..
Resiko penyakit kanker pada anak semakin meningkat dalam tiga dekade terakhir ini. Data statistic resmi dari IARC (International Agency for Research on Cancer) menyatakan bahwa 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun. Semakin meningkatnya penderita kanker pada anak-anak tentu sangat menyayat hati dan merupakan beban yang kompleks bukan hanya bagi orang tua tetapi juga saudara-saudaranya, tenaga medis, sekolah, masyarakat serta lingkungannya. Anak-anak pengidap kanker, yang seharusnya tengah menikmati masa kanak-kanak, dengan bermain dan belajar, justru harus ‘rajin’ terapi dan minum obat agar pertumbuhan sel kanker tidak menyebar ke organ tubuh lain.
Di Indonesia setiap tahun diperkirakan terjadi 4.100 kasus baru kanker pada anak. Separuh dari kanker anak tersebut, rata-rata sudah dalam stadium lanjut sebenarnya, kanker pada anak dapat terdeteksi secara dini dan dapat disembuhkan dengan pengobatan dan terapi yang baik. Namun, karena minimnya pengetahuan orang tua tentang kanker, gejala-gejala kanker yang ditimbulkan pada anak seringkali dianggap remeh orang tua, nah ini menjadi salah satu penyebab kanker yang diderita anak-anak dalam kondisi stadium lanjut.Selain faktor genetik dan perilaku, faktor lingkungan(radiasi, obat-obatan, hormon-hormon tertentu) juga dapat menjadi pencetus terjadinya kanker. Berikut ini Jenis Kanker Anak dan Gejala-gejala yang biasa ditemukan :
· Tumor OtakTumor pada otak dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur sususan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas(rongga tengkorak). Gejala yang diwaspadai pada tumor otak adalah sakit yang disertai mual sampai muntah-muntah. Dapat pula disertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilalku. Pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjol. Hal lain yang perlu dicurigai adalah bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak melemah atau kejang.
· RetinablastomaRetinablastoma adalah kanker mata yang sering dijumpai pada anak. Gejala yang perlu diawasi ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang seolah bersinar bila kena cahaya seperti mata kucing, penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.
· LimfomaLimfoma Maglia adalah kanker kelenjar getah bening, kanker ini biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan atau selangkangan serta usus yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Bila timbulnya di kelenjar getah bening dalam usus maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejala sakit perut, muntah, tidak bisa buang air besar dan demam. Bila tumbuh di daerah dada maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas yang menyebabkan sesak nafas dan muka membiru.
· NeuroblastomaNeuroblastoma adalah suatu gejala jenis kanker saraf yang dapat menunjukkan banyak gejala, tergantung pada lokasinya. Neuroblastoma dapat terjadi di daerah leher atau rongga dada dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil melebar. Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan yang cepat. Tumor di daerah perut akan teraba bila sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya pincang mendadak.
· Tumor WilmsTumor Wilms adalah kanker ginjal yang paling sering dijumpai pada anak. Kanker ini dapat ditandai dengan kencing berdarah, rasa tidak enak di dalam perut dan bila sudah cukup besar teraba keras, biasanya diketahui ketika anak dimandikan.
· Rabdomiosarkoma
Kanker ini dijumpai pada otot di mana saja, biasanya pada anak di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat (kelenjar kelamin pria) dan vagina. Gejala yang ditimbulkan bergantung pada letak kanker. Pada rongga mata menyebabkan mata menonjol keluar. Terasa nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di tenggorokan menyebabkan sumbatan jalan nafas, radang sinus(rongga sekitar hidung), keluar darah dari hidung (mimisan) atau sulit menelan. Di saluran kandung kemih menyebabkan gangguan buang air kecil atau air seni berdarah. Bila mengenai saluran pencernaan dapat mengalami gangguan buang air besar. Bila mengenai otot anggota gerak akan membengkak.
· Osteosarkoma
Osteosarkoma adalah kanker pada tulang. Pembengkakan yang cepat apabila disertai rasa nyeri perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya kanker tulang. Kanker tulang dapat menyerang setiap bagian tulang, tetapi yang terbanyak ditemukan pada tungkai lengan dan pinggul. Kadang-kadang didahului oleh benturan keras seperti jatuh dan sebagainya.
Nah, kita kan sudah membahas mengenai jenis & gejala kanker yang biasanya diderita oleh anak-anak. Sebenarnya gejala yang ditimbulkan oleh anak penderita kanker cukup mudah dideteksi, namun seringkali diremehkan orang tua. Tentu saja sebelum gejala-gejala itu timbul, akan lebih baik apabila kita mencegah terjadinya kanker pada anak. Dewasa ini, Kondisi lingkungan dan polusi udara yang semakin memburuk menjadi salah satu faktor pemicu kanker. Selain faktor lingkungan, maraknya penggunaan bahan berpengawet dan mengandung pewarna kimia pada makanan juga memicu kanker. Padahal makanan berbahaya inilah yang sekarang banyak ditemui dan dikonsumsi anak anak . dalam kasus ini, orang tua harus lebih memberikan pemahaman kepada buah hatinya mengenai pengaruh buruk yang dapat ditimbulkan dari makanan maupun minuman yang mengandung zat kimia berbahaya. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika , orang tua membiasakan anak untuk tidak jajan sembarangan dengan memberikan bekal makanan yang sehat.
Nah, kita kan sudah membahas mengenai jenis & gejala kanker yang biasanya diderita oleh anak-anak. Sebenarnya gejala yang ditimbulkan oleh anak penderita kanker cukup mudah dideteksi, namun seringkali diremehkan orang tua. Tentu saja sebelum gejala-gejala itu timbul, akan lebih baik apabila kita mencegah terjadinya kanker pada anak. Dewasa ini, Kondisi lingkungan dan polusi udara yang semakin memburuk menjadi salah satu faktor pemicu kanker. Selain faktor lingkungan, maraknya penggunaan bahan berpengawet dan mengandung pewarna kimia pada makanan juga memicu kanker. Padahal makanan berbahaya inilah yang sekarang banyak ditemui dan dikonsumsi anak anak . dalam kasus ini, orang tua harus lebih memberikan pemahaman kepada buah hatinya mengenai pengaruh buruk yang dapat ditimbulkan dari makanan maupun minuman yang mengandung zat kimia berbahaya. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika , orang tua membiasakan anak untuk tidak jajan sembarangan dengan memberikan bekal makanan yang sehat.
okay, sekian dulu ya sahabat laras hati, semoga bermanfaat ya..

Komentar
Posting Komentar